Sebelum semuanya lebih jauh,,, aku ingin memperkenalkan diriku terlebih dulu,,,,,,, Nama aku Sayed Hidayatul Mukarram Al-Atthas, nama panggilanku Sayed tapi ada yang memanggil juga Ayed, dan Mukarram,,, sekarang aku berumur 17 tahun, mungkin umur yang belum terlambat untuk memperbaiki semua kesalahanku. Aku tinggal di Beureunuen, sebuah kota kecil yang ada di kabupaten Pidie, NAD. Kemudian aku merantau ke Banda Aceh untuk menuntut ilmu, aku merupakan anak pertama dari 4 bersaudara, aku lahir di Sentosa pada tanggal 06 feb 1994, Sentosa sebuah desa yang terletak di kabupaten Pidie, NAD. Pada usia 5 tahun aku mulai bersekolah di Taman kanak-kanak (TK), tepatnya di TK Mesjid Abu Bereueh, pada saat di TK, di kelasku yang paling menonjol dalam belajar itu aku,,, hahahahaha,, narsis ya,,,, tapi emang benar,, cuma saat masuk Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) setingkat dengan SD, nilai belajarku makin lama makin menurun,,,,,, pada umur 6 tahun, tepatnya pada tanggal 19 Juli 2000, aku mulai mengecap pendidikan formalku disebuah Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) setingkat dengan SD di Beureunuen, masa-masa di MIN ini terasa lebih indah di bandingkan dengan di TK, karena disini kami mengenal arti persahabatan,, arti persaudaraan,, sehingga kami tak pernah membeda-bedakan antara siswa yang satu dengan yang lain walaupun diantara kami ada yang miskin dan yang kaya,, yang pintar dan yang bodoh,,, Di MIN,, aku mempunyai banyak sahabat terutama Habibi Hibatullah,, Azhari Sy,, Muhammad Nur Miswari.. Kami selalu bersama,, saat pulang sekolah,, saat jam-jam istirahat,, Pokoknya mereka dalah sahabat-sahabat terbaikku, tapi sayang, waktu berjalan begitu cepat, sehingga aku sangat jarang untuk jumpa sama mereka.
Pada umur 12 tahun tepatnya Pada tanggal 19 juli 2006, aku mulai melanjutkan pendidikanku di MTsN 1 Sigli, masa-masa yang aku lalui di MTsN menyenangkan,,, karena aku merasakan sebuah kekuatan rasa kasih sayang, rasa kekompakan,dan rasa persaudaraan yang sangat kuat antara siswa/siswi. Pada saat di MTsN aku pernah mengecap sebagai ketua OSIS, mungkin bisa di bilang OSIS yang aku pimpin saat itu adalah OSIS yang paling GILa yang pernah ada di MTsN tersebut,, bagaimana tidak,, pada saat kepala sekolah tidak membagikan uang BOS (Bantuan Operasional Sekolah), kami dari OSIS mengajak semua siswa/siswi untuk menurunkan kepala sekolah,, tapi aksi kami itu tidak sia-sia ,,, akhirnya kepala sekolah di keluarkan dari sekolah oleh Dinas,,,,, hahahahah,,,, OSIS yang GOKIL kan,, tapi saat aku menjabat sebagai ketua OSIS aku punya prinsip “ DON’T THINK THE BEST IF YOU DON’T DO THE BEST “.. Aku akan selalu berusaha menjadi yang terbaik walaupun aku yakin bahwa aku bukanlah yang terbaik.. kata-kata itu aku ambil dari Mario Teguh, Motivator yang handal.
Pada usia 16 tahun aku menuntut ilmu di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 TELKOM (SMK) di salah satu sudut kota Banda Aceh, NAD. Sekolah ku ini adalah sekolah TELKOM yang pertama ada di Aceh,,, Kerenkan,,,,
Di Banda Aceh aku tinggal bersama teman-temanku di sebuah rumah kontrakan,,,,, Huufftt,,,,,, susah juga ya jadi anak kontrakan, semuanya serba sendiri, mulai dari nyuci sendiri, masak sendiri, mandi pun sendiri,,,hehehehehe namanya aja mandiri,,,, tapi nggak apa-apa,,, dari sinilah aku mulai hidup mandiri...
ciee abah ayed :D
BalasHapusudh jdi ank kost.an skrg yee :D
baru tau ya,,, hahahhahahahaha,,,
BalasHapusoy,,, kalau pernyataan di atas ada yang tdk kamu mengerti,, boleh di tanyak kok,,,,,
udh lama sih, hbs tragedi "pesantren" tu kan?
BalasHapuskalo gak pasti jdi anak pesantren skrg, bkan ank kost :D haha
spertinya saya sdh mengerti ko..
ngejek tros
BalasHapusNgakk ejek ee,
BalasHapusfakta bukan opini :D
hehee
oe,,, dh mulai ne,,,,,,,,,,,,,
BalasHapus